Breaking News
light_mode
Beranda » Sosial » Kronologi Lengkap: Macan Tutul Berkeliaran di Tengah Permukiman Gunung Mas

Kronologi Lengkap: Macan Tutul Berkeliaran di Tengah Permukiman Gunung Mas

  • account_circle Arka Pradipta
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 196
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BOGOR, Spotlight News Indonesia — Warga Kampung Gunung Mas RT 02/02, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan kemunculan seekor macan tutul yang masuk ke area permukiman. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam, (2/4/2026), sekitar pukul 21.25 WIB.

Kejadian bermula saat pemilik rumah, Sdr. Hadi, mendengar suara keras mencurigakan dari arah dapur rumahnya. Setelah diperiksa, diketahui bagian asbes dapur telah pecah dan seekor macan diduga terperosok saat mengejar ayam peliharaan.

Macan tersebut sempat kaget dan langsung melarikan diri. Menyadari adanya ancaman, Hadi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat. Warga bersama pengurus lingkungan kemudian melakukan ronda malam untuk memastikan keamanan wilayah.

Laporan juga diteruskan kepada Kepala Dusun 1 wilayah Gunung Mas, Sumarna Sulaeman. Keesokan harinya, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, dilakukan pengecekan ke lokasi dan ditemukan jejak macan di sekitar kandang ayam milik warga.

“Setelah kami cek, memang benar ada bekas jejak macan di kandang ayam warga,” ujar Sumarna Sulaeman, Kepala Dusun 1.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak dusun menginstruksikan pemasangan jerat atau jebakan di sekitar kandang ayam, mengantisipasi kemungkinan satwa tersebut kembali turun pada malam hari.

Benar saja, pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB, terdengar suara auman macan dari sekitar lokasi. Karena khawatir, pemilik rumah tidak berani mendekat dan memilih menunggu hingga pagi hari.

Saat dilakukan pengecekan keesokan harinya, warga menemukan seekor macan telah terjerat di sekitar kandang ayam. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Kepala Dusun dan pihak terkait.

Setelah dipastikan, satwa tersebut merupakan seekor macan tutul. Pihak dusun kemudian menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), serta melaporkan kejadian tersebut kepada pengelola Agrowisata/PTPN Gunung Mas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Desa Tugu Selatan. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pihak Taman Safari Indonesia (TSI).

Tim gabungan dari BKSDA bersama dokter hewan dan paramedik akhirnya tiba di lokasi. Proses evakuasi dilakukan secara terkoordinasi dengan menggunakan tembakan bius terhadap macan tutul tersebut.

Setelah satwa tersebut berhasil dilumpuhkan, macan kemudian dievakuasi ke penangkaran untuk dilakukan observasi dan pemantauan intensif oleh tim medis.

“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar. Saat ini kondisi macan tutul dalam keadaan stabil dan sedang dalam pengawasan tim medis,” ujar petugas di lokasi.

Tahapan selanjutnya, akan dilakukan koordinasi lanjutan bersama Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.

Kepala Dusun 1 Gunung Mas, Sumarna Sulaeman, menegaskan komitmen warga dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami warga Gunung Mas berkomitmen menjaga keanekaragaman hayati di kawasan hutan Gunung Mas dan terus memberikan informasi terkait keberadaan satwa liar. Kami juga sudah menerapkan larangan berburu di wilayah ini,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa proses evakuasi berjalan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pawang hewan dari Taman Safari Indonesia.

Sementara itu, Kepala Desa Tugu Selatan, M. Eko Widiana, menyampaikan bahwa kemunculan macan tutul tersebut diduga berasal dari kawasan hutan di sekitar Gunung Mas.

“Diperkirakan macan tutul itu turun dari hutan di sekitar kawasan Gunung Mas,” ujar Eko kepada wartawan.

“Macan tutul sempat menggegerkan warga karena turun hingga ke permukiman. Saat ini satwa tersebut sudah dibawa ke Taman Safari Indonesia untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.

  • Penulis: Arka Pradipta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Cuti Bersama Lebaran, Wisata Puncak Bogor Masih Dipadati Pengunjung

    Usai Cuti Bersama Lebaran, Wisata Puncak Bogor Masih Dipadati Pengunjung

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tedy Indrajaya
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Spotlight News Indonesia – Arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih terpantau ramai pada H+4 Lebaran, Rabu (25/3/2026), meski telah memasuki hari kerja. KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian menyampaikan, tingginya volume kendaraan membuat pihak kepolisian tetap menerapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) dari arah Jakarta menuju Puncak. […]

  • 112 Siswa Diduga Keracunan MBG di Cisarua Dipulangkan, Satu Siswi Masih Dirawat

    112 Siswa Diduga Keracunan MBG di Cisarua Dipulangkan, Satu Siswi Masih Dirawat

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Deni A. H
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Spotlight News Indonesia- Sebanyak 112 siswa yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Paru Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua, Kabupaten Bogor, akibat dugaan keracunan terkait konsumsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), telah diperbolehkan pulang pada Rabu (21/10/2026) malam. Sementara itu, satu siswi masih menjalani perawatan medis karena memiliki penyakit penyerta. Camat Cisarua, Heri Risnandar, menyampaikan bahwa […]

  • Bupati Bogor Percepat Penataan Puncak Lewat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

    Bupati Bogor Percepat Penataan Puncak Lewat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Tedy Indrajaya
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Cibinong, Spotlight News Indonesia – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk mempercepat penataan kawasan Puncak Bogor guna menciptakan lingkungan yang lebih tertib sekaligus mengurai kemacetan yang kerap terjadi. Dalam keterangannya di Cibinong, Rudy menyebut kawasan Puncak menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bogor. Tingginya mobilitas masyarakat serta padatnya arus kendaraan menjadi alasan utama […]

  • Garuda Siap Menggila! Prediksi Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis

    Garuda Siap Menggila! Prediksi Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tedy Indrajaya
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Spotlight News Indonesia – Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts & Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3) malam. Secara peringkat FIFA, Indonesia lebih unggul dengan posisi ke-121, sementara Saint Kitts & Nevis berada di peringkat ke-154. Meski demikian, tim tamu tetap berpotensi memberi kejutan. Laga ini juga […]

  • Tren AI Meningkat di Indonesia, Gen Z Manfaatkan untuk Pembelajaran

    Tren AI Meningkat di Indonesia, Gen Z Manfaatkan untuk Pembelajaran

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tedy Indrajaya
    • visibility 211
    • 0Komentar

    JAKARTA, Spotlight News Indonesia — Penggunaan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia terus meningkat, dengan mayoritas pengguna berasal dari generasi Z dan milenial. Namun, peningkatan ini belum diimbangi dengan literasi AI dan kesadaran keamanan data. Berdasarkan Survei Internet APJII 2025 terhadap 8.700 responden, sebanyak 27,34 persen masyarakat telah menggunakan AI, naik dari 24,73 persen pada tahun […]

  • Survey Tingkat Kepuasaan Masyarakat Terhadap Kinerja Kabinet Merah Putih di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto

    Survey Tingkat Kepuasaan Masyarakat Terhadap Kinerja Kabinet Merah Putih di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    [yop_poll id=”1″] Jumlah Pengunjung : 270

expand_less