Breaking News
light_mode
Beranda » Sosial » Kronologi Lengkap: Macan Tutul Berkeliaran di Tengah Permukiman Gunung Mas

Kronologi Lengkap: Macan Tutul Berkeliaran di Tengah Permukiman Gunung Mas

  • account_circle Arka Pradipta
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, Spotlight News Indonesia — Warga Kampung Gunung Mas RT 02/02, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan kemunculan seekor macan tutul yang masuk ke area permukiman. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam, (2/4/2026), sekitar pukul 21.25 WIB.

Kejadian bermula saat pemilik rumah, Sdr. Hadi, mendengar suara keras mencurigakan dari arah dapur rumahnya. Setelah diperiksa, diketahui bagian asbes dapur telah pecah dan seekor macan diduga terperosok saat mengejar ayam peliharaan.

Macan tersebut sempat kaget dan langsung melarikan diri. Menyadari adanya ancaman, Hadi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat. Warga bersama pengurus lingkungan kemudian melakukan ronda malam untuk memastikan keamanan wilayah.

Laporan juga diteruskan kepada Kepala Dusun 1 wilayah Gunung Mas, Sumarna Sulaeman. Keesokan harinya, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, dilakukan pengecekan ke lokasi dan ditemukan jejak macan di sekitar kandang ayam milik warga.

“Setelah kami cek, memang benar ada bekas jejak macan di kandang ayam warga,” ujar Sumarna Sulaeman, Kepala Dusun 1.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak dusun menginstruksikan pemasangan jerat atau jebakan di sekitar kandang ayam, mengantisipasi kemungkinan satwa tersebut kembali turun pada malam hari.

Benar saja, pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB, terdengar suara auman macan dari sekitar lokasi. Karena khawatir, pemilik rumah tidak berani mendekat dan memilih menunggu hingga pagi hari.

Saat dilakukan pengecekan keesokan harinya, warga menemukan seekor macan telah terjerat di sekitar kandang ayam. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Kepala Dusun dan pihak terkait.

Setelah dipastikan, satwa tersebut merupakan seekor macan tutul. Pihak dusun kemudian menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), serta melaporkan kejadian tersebut kepada pengelola Agrowisata/PTPN Gunung Mas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Desa Tugu Selatan. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pihak Taman Safari Indonesia (TSI).

Tim gabungan dari BKSDA bersama dokter hewan dan paramedik akhirnya tiba di lokasi. Proses evakuasi dilakukan secara terkoordinasi dengan menggunakan tembakan bius terhadap macan tutul tersebut.

Setelah satwa tersebut berhasil dilumpuhkan, macan kemudian dievakuasi ke penangkaran untuk dilakukan observasi dan pemantauan intensif oleh tim medis.

“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar. Saat ini kondisi macan tutul dalam keadaan stabil dan sedang dalam pengawasan tim medis,” ujar petugas di lokasi.

Tahapan selanjutnya, akan dilakukan koordinasi lanjutan bersama Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.

Kepala Dusun 1 Gunung Mas, Sumarna Sulaeman, menegaskan komitmen warga dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami warga Gunung Mas berkomitmen menjaga keanekaragaman hayati di kawasan hutan Gunung Mas dan terus memberikan informasi terkait keberadaan satwa liar. Kami juga sudah menerapkan larangan berburu di wilayah ini,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa proses evakuasi berjalan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pawang hewan dari Taman Safari Indonesia.

Sementara itu, Kepala Desa Tugu Selatan, M. Eko Widiana, menyampaikan bahwa kemunculan macan tutul tersebut diduga berasal dari kawasan hutan di sekitar Gunung Mas.

“Diperkirakan macan tutul itu turun dari hutan di sekitar kawasan Gunung Mas,” ujar Eko kepada wartawan.

“Macan tutul sempat menggegerkan warga karena turun hingga ke permukiman. Saat ini satwa tersebut sudah dibawa ke Taman Safari Indonesia untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.

  • Penulis: Arka Pradipta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trump Umumkan Penghentian Serangan ke Teheran, Tanda Perang AS-Iran Berakhir?

    Trump Umumkan Penghentian Serangan ke Teheran, Tanda Perang AS-Iran Berakhir?

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tedy Indrajaya
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jakarta, Spotlight News Indonesia – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penundaan serangan militer terhadap Iran selama lima hari, menyusul klaim adanya pembicaraan “sangat baik” antara Washington dan Teheran untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama tiga minggu di Timur Tengah. Dalam pernyataannya di media sosial, Trump menyebut kedua negara telah melakukan “percakapan produktif” […]

  • Pemerintah Batalkan Wacana Sekolah Daring April 2026

    Pemerintah Batalkan Wacana Sekolah Daring April 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tedy Indrajaya
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta, Spotlight News Indonesia – Pemerintah memastikan rencana pembelajaran daring pada April 2026 tidak akan diterapkan. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kualitas pendidikan yang dinilai lebih optimal melalui pembelajaran tatap muka. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di […]

  • Tren AI Meningkat di Indonesia, Gen Z Manfaatkan untuk Pembelajaran

    Tren AI Meningkat di Indonesia, Gen Z Manfaatkan untuk Pembelajaran

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tedy Indrajaya
    • visibility 119
    • 0Komentar

    JAKARTA, Spotlight News Indonesia — Penggunaan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia terus meningkat, dengan mayoritas pengguna berasal dari generasi Z dan milenial. Namun, peningkatan ini belum diimbangi dengan literasi AI dan kesadaran keamanan data. Berdasarkan Survei Internet APJII 2025 terhadap 8.700 responden, sebanyak 27,34 persen masyarakat telah menggunakan AI, naik dari 24,73 persen pada tahun […]

  • Salut! Kiprah Hoho Alkaf Bangun Desa Hingga Dipuji Kang Dedi Mulyadi

    Salut! Kiprah Hoho Alkaf Bangun Desa Hingga Dipuji Kang Dedi Mulyadi

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Arka Pradipta
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Spotlight News Indonesia – Sosok Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Yuni Nugroho atau yang akrab disapa Hoho Alkaf, tengah menjadi sorotan publik. Di balik penampilannya yang nyentrik dengan tato di tubuhnya, Hoho justru menunjukkan kepemimpinan yang visioner dan berdampak nyata bagi pembangunan desa. Keberhasilannya dalam mengelola potensi desa melalui pemanfaatan dana desa secara […]

  • Perkuat Ukhuwwah, Guru dan Tenaga Kependidikan Se-Cisarua Gelar Halal Bi Halal untuk Tingkatkan Kualitas Diri dan Kembali Fitrah

    Perkuat Ukhuwwah, Guru dan Tenaga Kependidikan Se-Cisarua Gelar Halal Bi Halal untuk Tingkatkan Kualitas Diri dan Kembali Fitrah

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Tedy Indrajaya
    • visibility 189
    • 0Komentar

    BOGOR, Spotlight News Indonesia — Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sekolah Dasar se-Kecamatan Cisarua menggelar kegiatan Halal Bi Halal dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Kamis (2/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Jabal, Rest Area Gunung Mas Puncak, Kabupaten Bogor ini mengusung tema “Mari bersama-sama perkuat Ukhuwwah, tingkatkan kualitas diri sebagai pendidik dan kembali fitrah.” […]

  • Karang Taruna Cisarua Gaspol Susun Program 2026, Fokus Lingkungan hingga Aksi Sosial

    Karang Taruna Cisarua Gaspol Susun Program 2026, Fokus Lingkungan hingga Aksi Sosial

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tedy Indrajaya
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Spotlight News Indonesia, Bogor – Karang Taruna Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, tancap gas menyusun program kerja 2026 melalui rapat kerja (raker) yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Cisarua, Rabu (8/4/2026). Raker yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) ini menjadi titik konsolidasi awal untuk mempertegas arah gerakan pemuda di tingkat kecamatan. Ketua Karang Taruna […]

expand_less